Determinan Yang Berhubungan Dengan Ketahanan Hidup Penderita Kanker Serviks Di Badan Layanan Umum Daerah Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Tahun 2018

Desi Kumala, Angga Arsesiana

Abstract


Latar Belakang: Setiap dua menit sekali wanita di dunia terdiagnosis kanker serviks dan meninggal. Banyak penelitian yang dilakukan di berbagai rumah sakit di Indonesia mengenai faktor yang dinyatakan berhubungan dengan ketahanan hidup penderita kanker serviks, namun sampai saat ini hasil yang didapat juga masih menimbulkan kontroversi. Tujuan penelitian ini mempelajari dan menjelaskan pengobatan berhubungan dengan ketahanan hidup penderita kanker serviks di BLUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.

Objek Penelitian: semua penderita kanker serviks di BLUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.

Metode: Penelitian  ini pendekatannya secara kuantitatif dengan rancangan kohort retrospektif. Populasi dalam penelitian ini semua penderita kanker serviks di BLUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya yang berjumlah 202 kasus. Analisis data secara deskriptif dan survival.

Hasil Penelitian: Hasil analisis deskriptif jumlah penderita kanker serviks yang survive 77,2% dan meninggal 22,8%,  sedangkan dengan survival didapatkan empat variabel yang mempengaruhi ketahanan hidup penderita kanker serviks yaitu pengobatan, sutet, kebiasaan merokok dan umur. Pengobatan p value  0,007, RR  2,315, median time 589 hari, sutet p value 0,001, RR 2,767, median time 524 hari, merokok 0,027, RR 0,197, median time 524 hari, umur p value 0,024, RR  2,982, median time 524 hari. Hubungan pengobatan dengan sutet p value 0,025, median time jauh dari sutet pengobatan kombinasi 930 hari, tidak kombinasi 558 hari, dekat sutet pengobatan kombinasi 621 hari, tidak kombinasi 527 hari).

Kesimpulan: determinan yang dominan terhadap ketahanan hidup penderita kanker serviks adalah tempat tinggal yang dekat sutet. Kontribusinya sebesar 10,3%. Pengobatan kombinasi dengan tempat tinggal dekat sutet lama hidup lebih panjang dibandingkan yang tidak kombinasi. Pengoatan kombinasi dengan tempat tinggal jauh dari sutet lebih panjang tahan hidup jika dibandingkan dengan tidak kombinasi.

 

Kata Kunci : Determinan, Ketahanan Hidup, Penderita Kanker Servik

 

Abstract

Background: Every two minutes a woman in the world from an undiagnosed cervical cancer and died. Many research conducted in various hospital in indonesia regarding factors that expressed associated with survival cervical cancer patients, now the results obtained are still generates controversy.

Objective: The purpose of this research studies and explain treatment relating to survival patients cervical cancer in BLUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.

Methods:This research by quantitative approach with kohort retrospective design. Population in this study all patients cervical cancer in BLUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya with  totaling 202 case. Data analysis a sort of descriptive set and survival.

Results: The results of the analysis descriptive there cervical cancer who survive 77,2 % and died 22,8 %, while with survival or four variables affecting survivorship patients cervical cancer that is treatment, sutet, smoking habit and age. Treatment p value 0,007, RR 2,315, median time 589 day, sutet p value 0,001, RR 2,767, median time 524 day, smoking 0,027, RR 0,197, median time 524 day, age p value 0,024, RR 2,982, median time 524 day. Relations treatment with sutet p value 0,025, median time far from sutet treatment combination 930 day, not combination 558 day, near sutet treatment combination 621 day, not combination 527 days.

Conclusion: determinan dominant for survival number of cervical cancer is dwelling near sutet. The contribution of 10,3%. The treatment of a combination with residence near sutet old with more long in proportion to that is not a combination. Pengoatan combination with place stay away from sutet longer hold life compared to not combination.

 

Keywords : Determinan, Survival, Cancer Cervix Patient,


Full Text:

FULL TEXT PDF

References


Atik Sri Wulandari, 2010. Pengertian Dan Pemahaman Resiko Ca Cervix Pada Wanita Usia Subur Di Indonesia. Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma. Surabaya.

BLUD dr. Doris Sylvanus, 2013-2015. Data Rekam Medik Penderita Kanker Serviks Tahun 2013-2015. Palangka Raya.

Cicilia Windiyaningsih, 2015. Sembako Dapat Menurutkan Angka Kematian Kanker Serviks Wanita Usia Subur Di Wilayah Puskesmas Cipayung. Jakarta Timur

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, 2013-2015. Profil Dinkes Tahun 2013-2015. Palangka Raya

Dian Mardiana,2013. Hubungan Mekanisme Koping Dengan Kualitas Hidup Penderita Kanker Servik Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Program Studi Keperawatan, STIKes Harapan Bangsa, Purwokerto, 53182, Indonesia

Erfina, dkk, 2010. Pengalaman Perempuan Setelah Menjalani Terapi Kanker Serviks. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Ericka Wiebe, dkk. 2012. Figo Cancer Report 2012 Cancer Of The Cervix Uteri. International Journal of Gynecology and Obstetrics 119S2 (2012) S100–S109. Department of Radiation Oncology, Odette Cancer Centre, Sunnybrook Health Sciences Centre, Toronto, Ontario, Canada and Department of Obstetrics and Gynecology, Groote Schuur Hospital, Cape Town, South Africa. www.elsevier.com/locate/ijgo.

Eva Sulistiowati, dkk, 2014. Pengetahuan Tentang Faktor Risiko, Perilaku Dan Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Inspeksi Visual Asam Asetat (Iva) Pada Wanita Di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan RI

Hidayat, Alimul Aziz. (2010). Metode Penelitian Keperawatan Dan Teknik Analisa Data.Jakarta: Rineka Cipta

Johansen Hutajulu, 2014. Aspek Multidimensi Kualitas Hidup Pasien Kanker Yang Memperoleh Reiki Di Indonesia Reiki Institute Jakarta. Program Studi Magister Keperawatan Medikal Bedah STIK Sint Carolus. Jakarta

Kemenkes RI, 2014. www.depkes.go.id/article/print/201407070001/hilangkan-mitos-tentang-kanker.html. diunduh pada tanggal 28 Oktober 2015

Mahwita Sari, 2012. Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Pasien Kanker Payudara Dalam Menjalani Kemoterapi Di Ruang Cendrawasih I RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. PSIK STIKES Hangtuah Pekanbaru Riau

Moina Sihombing, 2014. Determinan Perilaku Pemeriksaan Iva Test Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas Kecamatan Pademangan Jakarta Utara. Program Pasca Sarjana Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Respati Indonesia . Jakarta

Nimas Ayu Fitriana, dkk. 2012. Kualitas Hidup Pada Penderita Kanker Serviks Yang Menjalani Pengobatan Radioterapi. Departemen Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Surabaya

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Novel, Sinta Sasika. (2010). Kanker Serviks dan Infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Jakarta : Javamedia Network.

Nursalam. (2011). Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pradana, I Putu Wira, 2013. Hubungan Kualitas Hidup Dengan Kebutuhan Perawatan Paliatif Pada Pasien Kanker Di RSUP Sanglah Denpasar. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Bali

Prawirohardjo. Sarwono. (2011). Ilmu Kandungan. Jakarta : PT. Bina Pustaka

Riskesdas, 2013. Berita. Dikutip dari https://pppl.depkes.go.id/berita?id=1295 diunduh pada tanggal 28 Oktober 2015

Sari, Wening, (2012). Panduan Lengkap Kesehatan Wanita. Jakarta: Niaga Swadaya

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D. Bandung: ALFABET.

Tuan Hanni, 2013. Model Regresi Cox Proposional Hazard Pada Data Ketahanan Hidup. FSM Undip. Semarang

Yunita, 2015. Determinan yang Berhubungan Dengan Pemeriksaan Pap Smear Pada Ibu Yang Berkunjung di RSIA Andhika Warung Sila Jakarta Selatan. Program Pasca Sarjana Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Respati Indonesia. Jakarta

YKI, 2013. Press release TOT (1-5 Oktober 2013) https://id-id.facebook.com/ kankerindonesia/posts/506094629486926 diunduh pada tanggal 28 Oktober 2015




DOI: https://doi.org/10.33859/psmumns.v0i1.20

Refbacks

  • There are currently no refbacks.