HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE RAMBUT DENGAN KEJADIAN KUTU KEPALA (PEDICULOSIS CAPITIS ) PADA SISWI DI MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL HUDA MANTUIL KOTA BANJARMASIN

Ahmad Rasyid Ridha Ramadhan, Said M Riza Pahlevi, Sentia Pertiwi

Abstract


Latar Belakang : Kesehatan bagian penting dalam periode anak sekolah, personal hygiene adalah salah satu perilaku yang perlu diperhatikan pada anak untuk mencegah terjadinya penyakit. Usia anak merupakan usia rentan terhadap penyakit. Pediculosis capitis merupakan permasalahan yang sering terjadi pada anak sekolah dasar. Salah satu faktor penyebab pediculosis capitis pada anak sekolah dasar adalah personal hygiene rambut.

Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara personal hygiene rambut dengan kejadian kutu kepala (pediculosis capitis) pada siswi di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Mantuil Kota Banjarmasin.

Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional, desain penelitian rancangan observasi analitik. Sampel penelitian ini adalah siswi Madrasah kelas IV dan V sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Instrument penelitian yang digunakan yaitu kuesioner untuk personal hygiene rambut, untuk kutu kepala (pediculosis capitis) menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho.

Hasil Penelitian: Personal hygiene rambut pada siswi di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Mantuil, hygiene rambut baik sebanyak 11 anak (36,7%), 17 anak personal hygiene rambut cukup (56,7%), personal hygiene rambut kurang 2 anak (6,6%). Dari 30 responden diperoleh hasil bahwa angka kejadian pediculosis capitis positif yaitu sebanyak 26 anak (86,7%). Berdasarkan hasil uji Spearman Rho diperoleh nilai p (sig 2-tailed) 0,095 > 0,05.

Kesimpulan: Berdasarkan hasil statistik Spearman Rho tersebut maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara personal hygiene rambut dan kejadian kutu kepala (Pediculosis capitis) pada siswi di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Mantuil Kota Banjarmasin.

Kata Kunci : Personal hygiene rambut, Kutu  kepala (Pediculosis capitis ).

Background: Health is a part of important in the school period, personal hygiene is one of behaviors that need to be considered in children to prevent the occurrance of disease. Children is susceptible to disease. Pediculosis capitis is a problem that often occurs in school children basic. One of the causes of pediclosis capitis in elementary school children is personal hygiene hair.

Objective: The purpose of this study was to determine the relationship between hair personal hygiene and the incidence of head lice (Pediculosis Capitis) on female students in the Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Mantuil Banjarmasin City.

Methods: Type of quantitative research, with cross sectional approach, design of this research is analytic observation The sample of this research was 30 female students of the fourth and fifth grade Madrasas. Sampling technique with total sampling. The research instrument used was a questionnaire for hair personal hygiene, for head lice (Pediculosis Capitis) using an observation sheet. Data analysis using the Spearman Rho test.

Results: Personal hygiene of hair in female students at Ibtidaiyah Nurul Huda Mantuil Madrasah, good hair hygiene as many as 11 children (36.7%), 17 children with adequate hair hygiene (56.7%), personal hygiene of hair for less than 2 children (6.6%) . From 30 respondents, it was found that the incidence of pediculosis capitis was positive as many as 26 children (86.7%). Based on the results of the Spearman Rho test obtained p value (sig 2-tailed) 0.095> 0.05.

Conclusion: Based on the results of the Spearman Rho statistics, it can be concluded that there is no relationship between hair hygiene and the incidence of head lice (Pediculosis capitis) in female students in the Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Mantuil, Banjarmasin city

 

Key Words: Hair Personal hygiene, Lice (Pediculosis capitis)



Keywords


Personal hygiene rambut, Kutu kepala (Pediculosis capitis ), Hair Personal hygiene, Lice (Pediculosis capitis)

Full Text:

FULL TEXT PDF

References


AlBashtawy, M., & Hasna, F. (2012). Pediculosis capitis among primary-school children in Mafraq Governorate, Jordan. Eastern Mediterranean health journal, 18(1), 43.

Fitriani, (2010). 2010. Bahaya Kutu Kepala.Artikel penelitian Jakarta. Diakses pada tanggal 06 juli 2018. Pada http://macampenyakit.com/5-bahayakutu-kepala/.

Gulgun, M., Balci, E., Karaoglu, A., Babacan, O., & Türker, T. (2013). Pediculosis capitis: prevalence and its associated factors in primary school children living in rural and urban areas in Kayseri, Turkey. Central European journal of public health, 21(2), 104.

Hadidjaja, dalam penelitian Nurlaila, S 2014. Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pedikulosis Capitis. Diakses pada tanggal 07 Juli 2018 pada http://ejournal.stikesborromeus.ac.id/fil e/5-3.pdf.

Natadisastra D, Ridad A. 2009. Parasitologi Kedokteran. Jakarta: Penerbit EGC. Hlm. 82-96.

Nurlaila, S. (2016), Studi Kasus Personal Hygiene Pada Anak Dengan Pedikulosis Capitis Dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Di SDN Handil Purai 2 Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar. Diakses pada tanggal 02 Juli 2018, pada http://ejurnal-citrakeperawatan.com

Nurjannah, A. (2011). Personal Hygiene Siswa Sekolah Dasar Negeri Jatinagor. Skripsi Dipublikasikan. Universitas Padjadjaran, Bandung.

Rumampuk, M. V. (2014). The importance of Hair and Scalp Hygiene for pediculus humanus capitis epidemic prevention. Jurnal Ners, 9(1), 35-42

Sahar, Salim.dkk. (2013). Dampak Pedikulosis Capitis Artikel. Diakses 12 April 2018, dari http://documents.tips/documents/artikel-ilmiah.html.

Saputri Yulinda Yogi, (2017). Hubungan personal hygiene dengan kejadian pediculus Humanus Capitis PadaAnak Usia Sekolah di SD Negeri 1 Bendungan Kabupaten Temanggung. Karya Tulis Ilmiah, Universitas Aisyiah, Yogyakarta, Yogyakarta.

Sinniah, B., Sinniah, D., & Rajeswari, B. (1983). Epidemiology and control of human head louse in Malaysia. Tropical and geographical medicine, 35(4), 337-342.

Tarwoto & Wartonah, (2011). Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan edisi ke Empat. Jakarta: Selemba Medika.

Yunida.,et al., (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Pediculosis capitis di SMP darul hijrah putri martapura : case control study. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.