PENGARUH REBUSAN SELEDRI (APIUM GRAVOLENS LINN) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN PAHANDUT PALANGKA RAYA

Suryagustina Suryagustina, Wenna Araya, Yuni Lestia

Abstract


Latar Belakang: Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang bersifat abnormal dan dapat di ukur paling tidak pada tiga kesempatan yang berbeda. Secara umum, seseorang di anggap mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg. Di Palangka Raya sendiri penderita Hipertensi sangat banyak, hal ini dipengaruhi oleh gaya hidup yang serba instan serta kualitas hidup yang menurun. Seledri merupakan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat, khasiatnya menurunkan tekanan darah.

Tujuan Penelitian: yaitu menganalisa pengaruh pemberian rebusan seledri (Apium Gravolens Linn) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Kelurahan Pahandut Palangka Raya.

Metode: Desain penelitian yang digunakan Pre eksperiment. Pengambilan sampling dengan menggunakan purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi. Sampel berjumlah 30 responden hipertensi di Kelurahan Pahandut Palangka Raya.

Hasil: Berdasarkan uji statistik menunjukan nilai significanci pvalue <nilai α dengan tingkat significanci α = 0,05. Nilai significanci  menggunakan uji statistic Uji Paired T-testdi peroleh Sig. (2-tailed) sebesar .000 yang artinya H0 ditolak sehingga terdapat pengaruh pemberian rebusan seledri terhadap tekanan darah.

Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian rebusan daun seledri memiliki pengaruh terhadap  terhadap tekanan darahdengan nilai rata-rata penurunan 20 mmHg. Hasil penelitian ini dapat memberi manfaat bagi pelayanan kesehatan, diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan pendidikan kesehatan beserta demonstrasi cara pengolahan rebusan seledri, sehingga klien hipertensi dapat melakukannya secara mandiri.

Kata Kunci: Hipertensi, Seledri, Tekanan Darah


Keywords


Hipertensi, Seledri, Tekanan Darah

Full Text:

FULL TEXT PDF

References


Amalia, Enung Tati. (2012). Pengaruh Air Rebusan Seledri Terhadap Tekanan Darah pada Klien Hipertensi di Kelurahan Gunung Puyuh Wilayah Kerja Puskesmas Cipelang Kota Sukabumi.

Asmawati, Nurngaini, Purwati, Ririn Sri Handayani. (2015). Efektivitas Rebusan Seledri Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Posyandu Lansia Kelurahan Pajar Bulan Kecamatan Way Tenong Lampung Barat.

Dinas Kesehatan Kota. (2015). Riset Kesehatan Dasar Kota Palangka Raya. Palangka Raya.

Hafiz, Muhammad. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Kelompok Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Petang I Kabupaten Badung Tahun 2016.

Pambudi, Arum Setyo. (2014). Pendidikan Kesehatan Tentang Rebusan Daun Seledri Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tn. S Pada Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. S Dengan Hipertensi Di Dusun Sambirejo Tuban Karanganyar.

Pramana, Dwi Yoga Lina. (2016). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Demak II

Sanjaya, I Made ArthaWiguna. (2016). Prevalensi Hipertens I Pada Penduduk Umur 30 Tahun Hingga 80 Tahun Di Kecamatan Tembuku Bangli Bali Tahun 2013.

Saputra, Oktadoni, Triola Fitria. (2016). Khasiat Daun Seledri (Apiumgraveolens Linn) Terhadap Tekanan Darah Tinggi Pada Pasien Hiperkolestrolemia.

Satya, DS Bayu. (2013). Koleksi Tumbuhan Berkasiat. Yogyakarta: Rapha Publising.

Setiawan, Budi dan Wiwik Afridah. (2015). Air Rebusan Seledri Menurunkan Tekanan Darah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.