GAMBARAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA PRASEKOLAH DI PAUD PUTRA II BANJARMASIN

Baidah Baidah, Ardiansyah Ardiansyah

Abstract


Latar Belakang: Kecerdasan emosional adalah kecerdasan yang membentuk tingkah laku dari seseorang dalam berhubungan dengan orang lain baik secara formal maupun informal. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan anak usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan pada jalur formal.

Tujuan: Penelitian ini adalah untuk menggambarkan kecerdasan emosonal anak usia prasekolah di PAUD Putra II Banjarmasin

Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 150 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidetial yaitu teknik sampel berdasarkan kebetulan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Lokasi penelitian adalah tempat atau lokasi yang digunakan untuk mengambil kasus atau observasi dilaksanakan di PAUD Putra II Banjarmasin.

Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kecerdasan emosional anak dalam kategori baik berjumlah 26 responden dengan presentasi 86,66%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat di Simpulan: Bahwa kecerdasan anak usia prasekolah di PAUD Putra II Banjarmasin baik.

Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, PAUD dan Usia Prasekolah

 

Background: Emotional intelligence is intelligence that shapes the behavior of someone in dealing with others both formally and informally. Early Childhood Education (PAUD) is a level of education before the basic education level, which is an effort aimed at developing children from birth to six years old through the provision of educational stimuli on the formal pathway.

Aim:The purpose of this study was to describe the emotional intelligence of preschool children in PAUD Putra II Banjarmasin.

Methods: This research method uses descriptive quantitative. The population in this study were 150 respondents. The sampling technique in this study uses Accidetial technique, which is a sampling technique based on chance. The number of samples in this study were 30 respondents. The research location is the place or location used to take cases or observations carried out at PAUD Putra II Banjarmasin.

Results: Based on the results of the study, it was found that children's emotional intelligence in the good category amounted to 26 respondents with 86.66% presentation.

Conclusion: Based on these results it can be concluded that the intelligence of preschoolers in PAUD Putra II Banjarmasin is good.

Keywords: Emotional Intelligence, PAUD and Preschool Age


Keywords


Kecerdasan Emosional, PAUD dan Usia Prasekolah, Emotional Intelligence, PAUD and Preschool Age

Full Text:

FULL TEXT PDF

References


Agency, A. T. (2010). Meraih Sukses Dengan Kecerdasan Emosional. Jakarta: Pt.Elex Media Komputindo.

Asteria, P. V. (2014). Mengembangkan Kecerdasan Anak Melalui Pelajaran Membaca Sastra. Malang: Tim Ub Pres.

Dyah Fifin Fatimah, N. R. (2016). Pola Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini Di Paud Ceria Gondangsari Jawa Tengah. Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam , 1-27.

Egeten, E. C. (2017). Hubungan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Dengan Perkembangan Kognitf Anak Usia Prasekolah Di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. E-Journal Keperawatan , 1-7.

Fadillah, M. (2014). Edutainment Pendidikan Anan Usia Dini Menciptakan Pembelajaran Menarik, Kreatif Dan Menyenangkan. Jakarta: Kencana.

Hidayat. A. A. A. 2011. Riset Keperawatan Dan Teknik Penulisan Ilmiah Jakarta: Penerbit Salemba Medika, hal : 20, Tahun 2008

Latif, S. A. (2017). Super Spiritual Quotient (Ssq) : Sosiologi Qur'ani Dan Revolusi Mental. Jakarta: Pt.Elex Media Komputindo.

Lubis, S. (2017). Hubungan Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Hikmah: Jurnal Pendidikan Islam , 1-22.

Mulyasari, I. (2018). Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai. Journal Of Managementreview , 1-8.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Pt.Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2013). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Pt.Rineka Cipta.

Nurmalitasari, F. (2015). Perkembangan Sosial Emosi Pada Anak Usia Prasekolah. Buletin Psikologi , 1-9.

Rahmasari, L. (2012). Pengaruh Kecerdasan Intelektual , Kecerdasan Emosi Dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan. Majalah Ilmiah Informatika , 2-20.

Suryana, D. (2016). Pendidikan Anak Usia Dini: Stimulasi & Aspek Perkembangan Anak. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&B. Bandung:Alfabeta.

Daud, F. (2012). Pengaruh Kecerdasan Emosional (Eq) Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Sma 3 Negeri Kota Palopo. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran , 1-13

Tridhonanto dan Beranda Agency. (2010). Meraih Sukses Dengan Kecerdasan Emosional. Jakarta: PT Elex Komputindo

Sujiono, Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta: PT

Indeks, 2011

Daniel Goleman. Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. terj. Alex Tri Kantjono. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2001.

Jawati. R. 2013. Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak melalui Permainan Ludo Geometri di PAUD Habibul UMMI II.https://www.google.co.id. Diaksestanggal 28 Mei 2017


Refbacks

  • There are currently no refbacks.