GAMBARAN HUBUNGAN MANFAAT KOMUNIKASI TERAPEUTIK DAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERATIF DI RS TK.III DR.R.SOEHARSONO BANJARMASIN

Wahyu Asnuriyati, Nino Wahyu S

Abstract


Latar Belakang: Komunikasi terapeutik merupakan keterampilan keperawatan yang penting yang dapat mempengaruhi hal lain serta mencapai hasil kesehatan positif. Kecemasan pasien pre operasi disebabkan berbagai faktor, salah satunya adalah pengetahuan dan sikap perawat dalam mengaplikasikan pencegahan ansietas pada pasien pre operasi di ruang bedah.

Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran hubungan manfaat komunikasi terapeutik dan tingkat kecemasan pasien pre operatif di RS Tk.III Dr. R. Soeharsono Banjarmasin.

Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel adalah 21 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Nonprobability yaitu purposive sampling.

Hasil: Berdasarkan hasil uji korelasi antara komunikasi terapeutik dan tingkat kecemasan dapat diketahui bahwa probabilitas 0,001 > 0.05 (taraf signifikan 5%) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan (korelasi) antara komunikasi terapeutik dan tingkat kecemasan pasien pre operatif di Rs. Tk.III Dr. R. Soeharsono Banjarmasin.

Simpulan: hasil penelitian adalah komunikasi terapeutik dan tingkat kecemasan pasien pre operatif di Rs. Tk.III Dr. R. Soeharsono Banjarmasin memiliki hubungan yang signifikan.

Kata Kunci : Komunikasi terapeutik dan tingkat kecemasan

 

Background: Therapeutic communication is an important nursing skill that can influence other things and achieve positive health outcomes. Anxiety in preoperative patients is caused by various factors, one of which is the knowledge and attitude of nurses in applying prevention of anxiety in patients preoperating in the operating room.

Aim: The study aims to describe the relationship of the benefits of therapeutic communication and the level of anxiety of preoperative patients in Tk.III Hospital Dr. R. Soeharsono Banjarmasin This study uses descriptive quantitative. The number of samples is 21 respondents.

Methods: The sampling technique in this study uses Nonprobability technique, namely purposive sampling.

Results: Based on the results of the correlation test between therapeutic communication and the level of anxiety, it can be seen that the probability is 0.001> 0.05 (significant level of 5%) so it can be concluded that there is a correlation between therapeutic communication and the patient's level of preoperative anxiety at Rs. Tk.III Dr. R. Soeharsono Banjarmasin.

Conclusion: The conclusion of the research results is therapeutic communication and the level of anxiety of patients preoperatively at Rs. Tk.III Dr. R. Soeharsono Banjarmasin has a significant relationship.

Keywords: Therapeutic communication nd level of anxiety


Keywords


Komunikasi terapeutik dan tingkat kecemasan,Therapeutic communication nd level of anxiety

Full Text:

FULL TEXT PDF

References


Annisa, D.F., & Ifdil., (2016). Konsep Kecemasan (Anxiety) pada Lanjut Usia (Lansia). KONSELOR | Volume 5 Number 2 June 2016, pp 93-99.

Arham, A.H, & Hamidi, F.,(2016) Persepsi Pasien Tentang Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Kepuasan Pasien Akan Pelayanan Keperawatan. Jurnal keperawatan, Volume 9, Nomor 1, Januari 2016.

Balik, Melkior, S.Y., Hariyanto, T., & Maemunah, N., (2018). Hubungan Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Di Yayasan Slb Bakti Luhur Malang. Nursing News Volume 3, Nomor 1, 2018.

Changara, H., (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers. Damaiyanti, M., (2010). Komunikasi Terapiutik Dalam Praktik Keperawatan. Bandung:Refika Aditama.

Faridah, Virgianti.N (2015). Terapi Murottal (Al-Qur’an) Mampu Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Laparatomi. Jurnal Keperawatan Volume 6, Nomor 1, Januari 2015.

Gustini, K., (2015). Gambaran Pengetahuan Siswa Siswi Kelas Xi Tentang Penyakit Menular Seksual Di Sma Negeri 24 Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia Repository.Upi.Edu Perpustakaan.Upi.Edu.

Haskas, Yasir., (2018).Hubungan Komunikasi Terapeutik Dengan Kepuasan Pasien Diruang Rawat Inap Interna Rsud Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Volume 12 Nomor 5 Tahun 2018.

Handayani, Fajriah., Kasim, Jamila., (2018). Pengaruh Komunikasi Terapeutik Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Pra Operasi Fraktur Di RSUD

Labuang Baji Makassar.Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Volume 13 Nomor 1 Tahun 2018.

Handayani, Dwi., & Armina. (2017).Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Komunikasi Terapeutik Oleh Perawat Pada Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah

Raden Mattaher Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Vol.6 No.2, September 2017.

Herniwati, M., (2017).Analisis Praktik Klinik Keperawatan Pada Pasien Pre Operasi Fraktur Dengan Pemberian Tehnik Genggam Jari Terhadap Penurunan Kecemasan Di Instalasi Gawat Darurat Di Rsud A. Wahab Sjahranie Samarinda 2017. Karya Tulis Ilmiah Strata Satu Profesi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Samarinda.

Hidayat, A. Azis Alimul., (2014). Metode Penelitian Keperawatan danTeknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat, A. Azis Alimul., (2008). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika.

Kasana, Nur., (2014).Hubungan Antara Komunikasi Terapeutik Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di Ruang Ponek Rsud Karanganyar. Karya Tulis Ilmiah Strata Satu. Stikes Kusuma Suhada Surakarta. Surakarta.

Khoiri, A. (2018). Analisis Praktik Klinik Keperawatan Pada Pasien Preoperasi Fraktur Dengan Intervensi Inovasi Pemberian Cytrus (Orange) Aromatherapy Terhadap Penurunan Kecemasan Di Instalasi Gawat Darurat Rsud Abdul Wahab

Sjahranie Samarinda 2018. KaryaTulis Ilmiah Profesi Ners. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Kalimantan Timur.

Kurniawan, A., Kurnia, E., & Triyoga, A. (2018). Pengetahuan Pasien Pre Operasi Dalam Persiapan Pembedahan. Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4. (2) Agustus 2018.

Lestari, Kurniati P., Yuswiyanti, A. (2015). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Di Ruang Wijaya Kusuma Rsud Dr. R Soeprapto Cepu. Jurnal Keperawatan Maternitas. Volume 3, No. 1, Mei 2015 ; 27-32.

Lestari, P., (2018). Pengaruh Orientasi Ruang Intensive Care Unit (Icu) Terhadap Kecemasan Pasien Pra Operasi Bedah Jantung Di Rsup Dr. Kariadi Semarang. Karya Tulis ilmiah Strata Satu. Universitas Muhammadiyah Semarang.

Notoatmodjo, S., (2002). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta:Rineka Cipta.

_____, (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Putri, M.A., Widarti, A.T., (2018), Pengaruh Cytrus (Orange) Aromatherapy Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Di Rsud Kota Madiun. Jurnal Keperawatan, Volume 11, Nomor 1, Januari 2018. 40-46.

Ritonga, I.L,.& Pratiko, H., (2018). Pengaruh Kecemasan Terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Dewasa Pra Operasi Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Kebidanan IMELDA Vol. 4, No. 2, September 2018.

Rokawie, Agung , O.N., Sulastri, & Anita. (2017). Relaksasi Nafas Dalam Menurunkan Kecemasan Pasien Pre Operasi Bedah Abdomen. Jurnal Kesehatan, Volume VIII, Nomor 2, Agustus 2017, hlm 257-262.

Ramdani, A., (2018). Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Respon Nyeri Pada Pasien Post Operasi Bedah Umum Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta. Karya Tulis Ilmiah Strata Satu. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Surakarta. Surkarta.

Sartika HB, Dewi., Suarnianti,. Ismail, H.(2013). Pengaruh Komunikasi Terapeutik Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Di Ruang Perawatan Bedah Rsud Kota Makassar Tahun 2013. Volume 3 Nomor 3 Tahun 2013.

Sawitri, E., Sudaryanto, A. (2008).Pengaruh Pemberian Informasi Pra Bedah Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pra Bedah Mayor Di Bangsal Orthopedi Rsui Kustati Surakarta. Berita Ilmu Keperawatan ISSN 1979-2697, Vol . 1 No.1, Maret 2008 :13-18.

Siregar, A, H., Yahya, S, Z. (2017).Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit Martha Friska Medan. Jurnal Ilmiah PANNMED Vol.12 No.1 Mei-Agustus 2017.

Setiawan, Tanjung, M.S., (2005).Efek Komunikasi Terapeutik Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi D Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan. Jurnal Keperawatan Rufaidah Sumatera Utara, Volume 1, Mei 2005.

Sinaulan, R.L., (2016).Komunikasi Terapeutik Dalam Perspektif Islam. Jurnal Komunikasi Islam Volume 06, Nomor 01, Juni 2016.

Suharti, T.T, Suryani, M, & Astuti, R. (2015).Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Saat Fase Orientasi Dengan Kesiapan Pasien Menjalani Hemodialisa Di Rs Panti Wilasa Citarum Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan (Jikk)2015.

Sutomo, A.H., Machfoedz, I., & Winarti, S.A., (2013). Riset Keperawatan.Yogyakarta: Fitramaya.

Sutomo, A.H., Machfoedz, I., Nurliana, Wiwin, E.S., & Yunus, R., (2011). Teknik Menyusun KTI-Skripsi-Tesis-Tulisan Dalam Jurnal Bidang Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan. Yogyakarta: Fitramaya.

Setiadi., (2013). Konsep dan praktik Penulisan riset Keperawatan.Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tumbuan, F.C., Mulyadi,. & Kallo, V.D., (2017).

Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kepercayaan Keluarga Pasien Di Intensive Care Unit (Icu) Rsu Gmim Kalooran Amurang. E-Journal Keperawatan (E-Kp) Volume 5 Nomor 1, Februari 2017.

Widyastuti, Yuli. (2015). Gambaran Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Fraktur Femur Di Rs Ortopedi Prof. Dr.R Soeharso Surakarta. PROFESI, Volume 12, Nomor 2, Maret 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.