Optimalisasi Kemampuan Kognitif Pada Lansia Melalui Permainan Dakon Di Wisma Dahlia Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru

Authors

  • Onieqie Ayu Dhea Manto Universitas Sari Mulia Author
  • Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi Author
  • Sri Kuntarti Author
  • Paul Joae Brett Nito Author
  • Noni Wineiniati Author
  • Nor Rapika Author
  • Sinta Pratiwi Putri Author
  • Siti Rahmah Author

DOI:

https://doi.org/10.33859/pkmmatang.v6i1.1535

Keywords:

cognitive function, Dakon Game, Elderl, Modality Therapy

Abstract

Lansia rentan mengalami penurun kognitif, seperti berpikir, mengingat, belajar, bernalar, merencanakan dan kemampuan menangani masalah. Pada lansia di panti Tresna Werdha ditemukan fungsi kognitif yang rendah setelah diukur dengan menggunakan MMSE (Mini Mental Stage Examination) dan SPMSQ (Short Portable Mental Status Questionaire). Fungsi kognitif dapat diperbaiki dengan melakukan terapi modalitas. Terapi modalitas merujuk pada penggunaan berbagai metode atau teknik dalam proses penyembuhan atau rehabilitasi. Modalitas ini dapat mencakup berbagai pendekatan, seperti terapi fisik, terapi okupasi, terapi bicara, atau penggunaan alat bantu tertentu. Tujuan dari terapi modalitas adalah untuk meningkatkan fungsi fisik, kognitif, atau emosional pasien, sesuai dengan kebutuhan individu. Terapi ini membantu individu mengatasi keterbatasan fisik, meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas, serta mendukung kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik Terapi modalitas yang dilaksanakan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan bermain Dakon. Permainan Dakon diyakini dapat memberikan stimulus yang menyenangkan sehingga membuat otak cepat melaksanakan fungsinya dalam memproses informasi untuk meningkatkan fungsi kognitif. Permainan Dakon dilakukan 3 kali dalam seminggu dengan jangka waktu selama 2 minggu. Setelah dilaksanakan permainan Dakon secara rutin, fungsi kognitif lansia kembali di ukur menggunakan MMSE (Mini Mental Stage Examination) dan SPMSQ (Short Portable Mental Status Questionaire) dan ditemukan perbedaan yang signifikan yaitu pada saat pre-test terdapat 1 lansia yang memiliki MMSE ringan dengan presentase 14.3% mengalami peningkatan pada saat post-test 7 lansia yang memiliki MMSE baik dengan presentase 100% dan pada saat pre-test terdapat 3 lansia ysng memiliki SPMSQ ringan dengan presentase 42.9% mengalami peningkatan pada saat post-test 6 lansia yang memiliki SPMSQ utuh dengan presentase 85.7%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan permainan Dakon dapat disarankan untuk dijadikan sebagai aktivitas rutin bagi para lansia di Panti Tresna Werdha

Author Biography

  • Onieqie Ayu Dhea Manto, Universitas Sari Mulia
    Lecture of Nursing

References

Agis, T., Isworo A, U., & N, A. N. (2021). Upaya Peningkatakan Kualitas Hidup Lansia Melalui Gerakan Enam Pilar Menuju Masyarakat Bebas Demensia, Kelurahan Mersi Kecamatan Purwokerto Timur. Journal Of Community Health Development, 2(2), 32–42. https://doi.org/https://doi.org/10.20884/1.jchd.2021.2.2.3629.

Cahyaningrum, E. D. (2022). Hubungan aktivitas fisik dengan fungsi kognitif lansia. Jurnal Surya Muda, 4(1), 27-36.

Dania, I. A., & Novziransyah, N. (2021). Sensasi, Persepsi, Kognitif. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 20(1), 14-21.

Komala, D. W., & Dwi Novitasari, S. A. (2021). Mini-Mental State Examination Untuk Mengkaji Fungsi Kognitif Lansia. Keperawatan Malang, 6(2), 95–107.

Mardiana, K., & Sugiharto. (2022). Gambaran fungsi kognitif berdasarkan karakteristik lansia yang tinggal di komunitas. 08(04).

Ningsih, R., & Setyaputri, N. Y. (2022). Kearifan Lokal Game Dakon sebuah Solusi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 2, 49-54.

Oktaviani, S. D. (2022). Pengaruh Terapi Bermain Dakon Terhadap Status Kognitif Lansia Hipertensi di Puskesmas Sumbang 1. Jurnal Skolastik Keperawatan, 8(2), 167-175.

Pragholapati, A., Ardiana, F., & Nurlianawati, L. (2021). Gambaran Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia (Lansia). Jurnal Mutiara Ners, 4(1), 14-23

Putri, D. E. (2021). Hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(4), 1147-1152

Ramli, R., & Fadhillah, M. N. (2020). Faktor yang mempengaruhi fungsi kognitif pada lansia. Window of Nursing Journal, 23-32

Riasari, N. S., Djannah, D., Wirastuti, K., & Silviana, M. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Fungsi Kognitif pada Pasien Prolanis Klinik Pratama Arjuna Semarang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 3049-3056.

Suryanti, S., & Haeriyah, S. (2023). Efektifitas Senam Otak (Brain Gym) Terhadap Peningkatan Daya Ingat Lansia Di Desa Sukanagara Cikupa. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(3), 37-39.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Optimalisasi Kemampuan Kognitif Pada Lansia Melalui Permainan Dakon Di Wisma Dahlia Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru. (2026). Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Tangguh, 5(1), 1-11. https://doi.org/10.33859/pkmmatang.v6i1.1535