P Pengaruh Penggunaan Kombinasi Obat Medroxyprogesterone Acetat 25 Mg Dan Estradiol Cypionate 5 Mg Terhadap Fungsi Seksual Akseptor

Effect of Combination of Medroxyprogesterone Acetate 25 Mg and 5 Mg Estradiol Cypionate on Sexual Function of Acceptors

Penulis

  • Noradina Anggi Agustin Program Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia
  • Elvine Ivana Kabuhung Program Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia
  • Dede Mahdiyah Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.33859/xhx3tp36

Abstrak

Latar Belakang : Indonesia peringkat keempat jumlah penduduk terbanyak di dunia. Keluarga Berencana (KB) program untuk mengatasi masalah kependudukan dan meningkatkan kesejahteraan. Pengguna kontrasepsi tertinggi yakni jenis kombinasi obat Medroxyprogesterone Acetat 25 mg dan Estradiol Cypionate 5 mg memiliki efek samping  perubahan fungsi seksual penggunanya.

Tujuan : Menganalisis pengaruh penggunaan kombinasi obat medroxyprogesterone acetat 25 mg dan estradiol cypionate 5 mg terhadap fungsi seksual akseptor.

Metode : Penelitian menggunakan analitik deskriptif dan rancangan cross-sectional. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data melalui lembar identitas dan kuesioner FSFI dianalisis dengan uji Chi-Square.

Hasil : Responden sebagaian besar memiliki rentang usia 20-35 tahun 67,6%, pendidikan menengah 73,3%, tidak bekerja 63,4%, paritas 2-4 71,8%, lama pemakaian dan pengguna >3 tahun 50,7% serta fungsi seksual normal 59,2%.Uji Chi-Square diperoleh nilai Exact sig (2 sided) 0,836 > 0,05.

Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang bermakna penggunaan kombinasi obat medroxyprogesterone acetat 25 mg dan estradiol cypionate 5 mg terhadap fungsi seksual akseptor.

 

Referensi

Ambler, B. (2012) ‘Sexual Function in Elderly Women : A Review of Current Literature’, MedReviews : LLC http://medreviews.com/sites/default/files/2016-11/RiOG51_16_0.pdf [diakses: 10 Oktober 2020]

Amir, N. (2016) Depresi Aspek Neurobiologi : Diagnosis dan Tatalaksana Edisi Kedua. 2nd edn. Jakarta: Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia.

Anda Nurlaila (2019) Survei: Wanita dan Pria Punya Jam Gairah Berbeda, Medcom.id. Available at: https://www.medcom.id/rona/kesehatan/DkqqQyQk-survei-wanita-dan-pria-punya-jam-gairah-berbeda (Diakses: 15 Maret 2019).

Aziza, A. (2019) ‘Meneliti Seks dalam Bahasa Tutur Masyarakat Banjar’, Prokalsel ;Radar Banjarmasin. Available at: https://kalsel.prokal.co/read/news/22334-meneliti-seks-dalam-bahasa-tutur-masyarakat-banjar. (Diakses: 17 Maret 2019

Budiman dan Riyanto A (2013) Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika

Cayan, A. (2004) ‘The Prevalence of Female Sexual Dysfunction and Potential Risk Factors that May Impair Sexual Function in Turkish Women’, p. Urol Int;72:52-57. doi : 10.1159/000075273. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/14730166/. [diakses: 10 Oktober 2020

Hartanto, H. (2015) Keluarga Berencana & Kontrasepsi. Jakarta : Pustaka Si

Irianto, K. (2014) Pelayanan Keluarga Berencana Dua Anak Cukup. Bandung : Alfabeta

Kambu, J. P. (2009) ‘Cytology of uterine cervix after one year use of Depo Provera and Cyclofem’, Indonesian Journal Of Obstetric and Ginecology, doi :http://inajog.com/index.php/journal/article/view/208 doi:10.32771/inajog.v33i4 [ diakses: 21 Desember 2020]

Kedang, S. (2020) ‘11 Cara Alami Meningkatkan Libido Wanita’, Orami.co.id. Available at: https://www.orami.co.id/magazine/cara-alami-meningkatkan-libido-wanita/. (Diakses : 23 Juli 2020)

Niswati, I. (2017) ‘Hubungan Loving, Kepuasan Seksual dan Religiusitas dengan Keharmonisan Perkawinan’, PSIBERNETIKA. doi: http://dx.doi.org/10.30813/psibernetika.v4i2.537.https://journal.ubm.ac.id/index.php/psibernetika/article/view/537 [ diakses: 21 Desember 2020]

Notoatmodjo, S. (2012) Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Nuring, P., Iman, S.B., Denny, A., Ova, E. (2019) ‘Validation test of Indonesian female sexual function index (Indonesian FSFI)’, Bali Medical Journal, Volume 8, pp. 1: 164-168. doi: 10.15562/bmj.v8i1.1138. https://www.balimedicaljournal.org/index.php/bmj/article/view/1138 [ diakses: 03 Oktober 2020 ]

Ozgoli, G. (2015) ‘Comparison of sexual dysfunction in women using depo-Medroxyprogesterone acetate (DMPA) and Cyclofem’, Journal of Reproduction and Infertility, pp. 90–95. PMCID: PMC4386083, PMID: 25927027, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4386083/ [diakses: 10 Oktober 2020]

Pangkahila, W. (2013) Sex Dan Kualitas Hidup. Jakarta : Kompas.

Pratama NI, P. P. (2019) ‘Perbandingan disfungsi seksual antara perempuan pengguna kontrasepsi oral dan kontrasepsi suntik’, J Biomedika Kesehatan, pp. 2(3):124-9. doi : https://doi.org/10.18051/JBiomedKes.2019.v2.124-129 Available at: https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/90. [diakses: 28 Agustus 2020]

Suwartono (2014) Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: ANDI OFFSET

Worldometer (2020) ‘Population’. https://www.worldometers.info/world-population/. [diakses:03 mei 2020}

Diterbitkan

2021-07-31

Cara Mengutip

P Pengaruh Penggunaan Kombinasi Obat Medroxyprogesterone Acetat 25 Mg Dan Estradiol Cypionate 5 Mg Terhadap Fungsi Seksual Akseptor: Effect of Combination of Medroxyprogesterone Acetate 25 Mg and 5 Mg Estradiol Cypionate on Sexual Function of Acceptors. (2021). Proceeding Of Sari Mulia University Midwifery National Seminars, 3(1), 102-112. https://doi.org/10.33859/xhx3tp36