SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) SEBAGAI MEDIA INFORMASI KESEHATAN TENTANG PENYAKIT MENULAR: LITERATURE REVIEW

Achmad Arifin, Angga Irawan, Nurul Hidayah

Abstract


Latar Belakang: Sistem Informasi Geografis merupakan sistem dengan basis data yang mempunyai kemampuan khusus untuk menggabungkan data, mengatur data, dan melakukan analisis data yang akhirya menghasilkan output yan dapat dijadikan acuan pengambilan keputusan. Sistem informasi geografis kesehatan dapat menghubungkan berbagai data kesehatan pada titik lokasi tertentu, menggabungkan, menganalisis, dan akhirnya memetakan hasil dari data kesehatan tersebut sesuai dengan prevalensi kesehatan perlokasi. Oleh karena itu pengaplikasisan sistem informasi geografis dapat menjawab beberapa pertanyaan seperti lokasi, kondisi, tren, pola dan permodelan yang berkaitan dengan bidang kesehatan.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan tentang Sistem Informasi Geografis sebagai media informasi kesehatan tentang penyakit menular.

Metode: Penelitian ini menggunkan pendekatan studi literature review dengan menggunakan beberapa sumber yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan peneliti.

Hasil: Dari 10 jenis literatur didapatkan bahwa hal yang mempengaruhi implementasi Sistem Informasi Geografis pada bidang kesehatan disebabkan oleh jarak tempuh, waktu, dan geografis cuaca.

Kesimpulan: Sistem Informasi Geografis dibidang kesehatan memiliki manfaat yaitu sebagai sarana informasi kesehatan, pengendalian penyakit yang efektif, sebagai pencegahan dini untuk penyakit menular. Adapun hal yang mempengaruhi Sistem Informasi Geografis adalah jarak tempuh, waktu, dan kondisi georafis.

Kata Kunci: Media Informasi, Penyakit Menular, Sistem Informasi Georafis (SIG).

 

Background: A geographic information system is a database system that has the special ability to combine data, organize data, and conduct data analysis that ultimately produces outputs that can be used as a reference for decision making. The Health Geographic Information System can link various health data in a particular location, combine, analyze, and finally map the results of health data in accordance with the prevalence of location health. Therefore, the application of Geographic Information Systems can answer several questions such as location, conditions, trends, patterns and modeling related to the health sector.

Purpose: This study aims to describe the Geographic Information System as a medium of health information about infectious diseases.

Method: This study uses a literature study approach using several sources selected based on criteria set by the researcher.

Results: From 10 types of literature found that things that affect the implementation of Geographic Information Systems in the health sector are caused by, distance, time, and geography such as weather.

Conclusion: Geographic Information Systems in the health sector have benefits, namely as a means of health information, effective disease control, as an early prevention for infectious diseases. The things that affect Geographic Information Systems are distance, time and geographical conditions.

Keywords: Geographic Information Systems (GIS), Information media, Infectious Diseases.


Keywords


Media Informasi, Penyakit Menular, Sistem Informasi Georafis (SIG)

Full Text:

PDF

References


Aryanti, A., Suhartono, Dewanti, & Nikie A.Y. 2019. Analisis Sebaran Kasus TB Paru BTA Positif di Kota Semarang Tahun 2018 Berdasarkan Suhu Udara. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 3(2):1-10. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/24448

Beiranvan, R., Karimi, A., Delpisheh, A., Solemani, K. S., & Ghalavandi, S. 2016. Corelation Assesment Of Climate and Geographic of Tuberculosis Using Geographical Information System (GIS). Journal Public Health. Vol. 7(1):12-19. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4822399/

Dijkink, S., Winchell, R., Krijnen, P., & Schipper, I. (2020). Quantification of Trauma Center Access Using Geographical InformationSystem–Based Technology. Value Health, 1-6. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1098301520321008

Dewi, & Selviana. 2018. Faktor Resiko dan Spesial Kasus TB Paru pada Masyarakat Terpencil di Wiliyah Perbatasan. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 8(3): 45-51. http://jurnal.stikeswirahusada.ac.id/jkm/article/view/58

Handayani, S., Manglapy, Y M., & Rimawati, Eti. 2018. Pelatihan Active Case Finding TB Pada Petugas Surveilans Kesehatan (Gasurkes) Penyakit Menular. Abdimasku. Vol. 6(1): 34-44. http://abdimasku.lppm.dinus.ac.id/index.php/jurnalabdimasku/article/view/9

Hastuti, T., Ahmad, A L., & Ibrahim, K. 2017. Analisis Spesial, Korelasi, dan Tren Kasus TB Paru BTA Positif Menggunakan Web Sistem Informasi Geografis di Kota Kenderi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan. Vol. 9 (1): 23-30. http://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1240

Hoffiner, S., Hadadi, M., Rajaei, E., Farnia, P., Ahmadi, M., Jaberansari, Z., Velayati, A. A. 2020. Geographic Characterization of The Tuberculosis Epidemiology in Iran Using a Geographical Information System. Biomedical and Biotechnology Research Journal. Vol. 8(2): 1-10. http://www.bmbtrj.org/article.asp?issn=2588-9834;year=2018;volume=2;issue=3;spage=213;epage=219;aulast=Hoffner

Hege, Y. B. L., Lestari, U., & Erna, K. (2014). Sistem Informasi Geografis (SIG) Pelayanan Kesehatan Di Kotamadya Yogyakarta Berbasis Web. Jurnal Script.

Hidayah, N., TA Rahman, DD Salmarini. 2017. Household Environment Factors Associated With Acute Respiratory Infection (Ari) Among Under-Five Children. Proceedings Of The 2nd Sari Mulia International Conference On Health And Sciences 2017. Atlantis press. https://doi.org/10.2991/smichs-17.2017.74

Hidayah, N., MRR Ramadhan. 2017. The Correlation Of Sex And Exclusive Breastfeeding Status With Acute Respiratory Infection (Ari) Incidence Among Under-Five Children At The Cempaka Public Health Center Banjarmasin. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan. Vol. 8 (2): 330-335

Kemenkes. (2018). Potret sehat indonesia dari riskesdas 2018. In Potret Sehat Indonesia Dari Riskesdas 2018.

Ross, J.M., Cattamanchi, A., Miller, C.R., Tatem, A.J., Katamba, A., Haguma, P., Handley, M.A., & Davis, L. 2015. Investigating Barriers to Tuberculosis Evaluation in Uganda Using Geographic Information Systems. The American Society of Tropical Medicine and Hygiene. Vol. 7(3):1-8. https://www.ajtmh.org/content/journals/10.4269/ajtmh.14-0754

Wardani, R.S., Purwanto, Sayono, & Paramananda, A. 2019. Clustering Tuberculosis in Children Using K-Means Based in Geographic Information System. AIP Conference. Vol. 5(1): 8-11. https://aip.scitation.org/doi/abs/10.1063/1.5112483

Wibowo, K. M., Indra, K., & Jumadi, J. (2015). Sistem Informasi Geografis (SIG) Menentukan Lokasi Pertambangan Batu Bara di Provinsi Bengkulu Berbasis Website. Jurnal Media Infotama.

Shafie , Q., Qadir, J., Jalal, F. 2018. Using Geogrpahic Information Sysytem (GIS) to Develop Health Information System (HIS) For Srinagar City Jammu and Kashmir. International Journal of Advanced Remote Sencing and GIS. Vol. 8(3): 1-10. https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0,5&as_vis=1&q=Using+Geographic+Information+System+(GIS)+to+Develop+Health+Information+System+(HIS)+For+Srinagar+City+Jammu+and+Kashmir.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.