PERBANDINGAN TERAPI BACK MASSAGE DAN PIJAT TELAPAK KAKI UNTUK PASIEN HIPERTENSI GRADE I PADA LANSIA: LITERATURE REVIEW

Siti Naly Maimunah, Muhammad Riduansyah, Melviani Melviani

Abstract


Latar Belakang: Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik >140 mmHg dan tekanan darah diastolik >90 mmHg pada dua kali hasil pengukuran dengan selang waktu selama lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Tahun 2018 prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat menjadi 34,1%. Terapi komplementer adalah terapi tradisional dengan pengembangan secara modern, salah satu cara penyembuhan penyakit hipertensi yaitu dengan terapi massage (Back Massage dan Pijat kaki).

Tujuan: Mengetahui perbedaan terapi back massage dan terapi pijat telapak kaki dalam menurunkan tekanan darah dengan hipertensi grade I pada lansia.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan study literature dengan dilakukan penyaringan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti.

Hasil: Berdasarkan hasil pencarian jurnal didapatkan sebanyak 435 jurnal yang disaring menjadi 10 jurnal, jurnal yang disaring dianalisis literature review didapatkan bahwa pijat kaki pada lansia dengan hipertensi grade I mempunyai pengaruh yang lebih besar dalam menurunkan tekanan darah baik sistolik ataupun diastolik.

Simpulan: Hipertensi dapat diobati dengan terapi komplementer yaitu terapi Massage. Durasi intervensi pemijatan kaki dengan waktu 15-30 menit, sedangkan pijatan punggung selama 3 – 10 menit dapat menurunkan tekanan darah sebesar 20-26 mmHg.

 

Background: Hypertension is an increase in systolic blood pressure> 140 mmHg and diastolic blood pressure> 90 mmHg on two measurements with an interval of five minutes in a sufficient rest / calm state. The prevalence of hypertension in Indonesia increased to 34.1%. Complementary therapy is a traditional therapy with a modern development, one way of healing hypertension, namely massage therapy (Back Massage and Foot Massage) 2018.

Objective: To determine the difference between back massage therapy and foot massage therapy in reducing blood pressure with grade I hypertension in the elderly.

Methods: This study used a literature study approach by filtering based on the criteria determined by the researcher.

Results: Based on the journal search results, 435 journals were filtered into 10 journals, the filtered journals were analyzed by literature review, it was found that foot massage in the elderly with grade I hypertension had a greater effect in reducing both systolic and diastolic blood pressure.

Conclusion: Hypertension can be treated with complementary therapy, namely massage therapy. The duration of the foot massage intervention is 15-30 minutes, while the back massage for 3-10 minutes can reduce blood pressure by 20-26 mmHg.


Keywords


Hipertensi, Lansia, Pijat kaki, Pijat punggung.

Full Text:

PDF

References


Arianto, A., Prastiwi, S., & Sutriningsih, A. (2018). Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Telapak Kaki Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 3(1). Tersedia Pada: https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/830/644. [Diunduh: 20 Mei 2020]

Bertolomius, B., & Haskas, Y. (2018). Pengaruh Massage Punggung Terhadap Penurunantekanan Darah Pada Lansiapenderita Hipertensi Di Panti Tresna Werdha (Pstw) Gau Mabaji Kabupaten Gowa. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 13(1), 61-65. Tersedia pada: http://ejournal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/898/747. [Diunduh : 21 April 2020]

Eguchi, E., Funakubo, N., Tomooka, K., Ohira, T., Ogino, K., & Tanigawa, T. (2016). The effects of aroma foot massage on blood pressure and anxiety in Japanese community-dwelling men and women: A crossover randomized controlled trial. PloS one, 11(3), e0151712. Tersedia pada: https://journals.plos.org/plosone/article/file?id=10.1371/journal.pone.0151712&type=printable. [Diunduh: 22 Mei 2020]

Fitriani, F., Risnawati, H. R., Ratnasari, R., & Azhar, M. U. (2019). Effect of Foot Massage on Decreasing Blood Pressure in Hypertension Patients in Bontomarannu Health Center. Journal of Health Science and Prevention, 3(3S), 141-145. Tersedia pada: http://jurnalfpk.uinsby.ac.id/index.php/jhsp/article/view/304/196. [Diunduh: 15 Juni 2020]

Jayadi, A., & Jannah, K. (2017). Pengaruh Pemberian Cincau Hitam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Sistolik Pada Penderita Hipertensi Grade I di Desa Maneron Kecamatan Sepulu Kabupaten Bangkalan. Infokes, 7(02), 1-4. Tersedia Pada: https://stikes-surabaya.e-journal.id/infokes/article/view/7/5. [Diunduh: 17 Desember 2019]

Kumala, O. D., Kusprayogi, Y., & Nashori, F. (2017). Efektivitas Pelatihan Dzikir dalam Meningkatkan Ketenangan Jiwa Pada Lansia Penderita Hipertensi. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 55-66. Tersedia Pada: https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/psy/article/view/1260/944. [Diunduh: 29 April 2020]

Kusumoningtyas, D. N., & Ratnawati, D. (2018). Efektifitas Terapi Slow Stroke Back Massage Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia di RW 001 Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan. JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi), 2(2). Tersedia Pada: http://ejournal.akperfatmawati.ac.id/index.php/JIKO/article/view/15/13. [Diunduh: 3 Desember 2019]

Maliya, A., & Andria, A. R. (2019, January). Pengaruh Pijat Kaki Dan Punggung Terhadap Tingkat Tekanan Darah Pada Lansia Di Panti Wredha Daerah Surakarta. In Prosiding Seminar Nasional 2018 “Peran Dan Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan Dalam Mendukung Program Kesehatan Nasional” (Pp. 104-112). Tersedia Pada: http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/psn/article/view/1736/1423. [Diunduh: 2 Februari 2020]

M. Bulecheck, G. 2016. Edisi enam Nursing Interventions Classification (NIC). Singapore: Elsevier Global Rights.

Nasrullah. 2018. Efektivitas Pijat Kaki Terhadap Tekanan Darah Pada Usia Produktif Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Banjarmasin. [Skripsi]. Banjarmasin:Unversitas Sari Mulia.

Nurjanah, D. A., & Mishbahatul, E. (2019). Relaxing Melody from Flute Combined with a Foot Massage Can Reduce Systolic and Diastolic Blood Pressure in Elders. Medico-legal Update, 19(2), 398-403. Tersedia pada : DOI Number: 10.5958/0974-1283.2019.00210.X. [Diunduh: 27 Mei 2020]

Sari, N. L. P. D. Y., & Rekawati, E. (2019). Manfaat Aromassage untuk Lansia dengan Hipertensi: A Literature Review. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 10(2), 93-98. Tersedia Pada : http://forikes-ejournal.com/ojs-2.4.6/index.php/SF/article/view/sf10204/10204. [Diunduh: 27 Januari 2020]

Umamah, F., & Paraswati, S. (2019). Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Kaki Dengan Metode Manual Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Karangrejo Timur Wonokromo Surabaya. Jurnal Ilmu Kesehatan Vol, 7(2). Tersedia Pada: https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/download/204/166. [Diunduh: 5 Januari 2020]

World Health Organization (WHO) (2015). The World Health Statistics 2015.

Yanti, E., Rahayuningrum, D. C., & Arman, E. (2019). Efektifitas Massase Punggung Dan Kaki Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 10(1), 18-31. Tersedia Pada:http://jurnal.syedzasaintika.ac.id/index.php/medika/article/view/305/128. [Diunduh: 12 April 2020]

Zainuddin, A., & Yunawati, I. (2019). Asupan Natrium Dan Lemak Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Poasia Kota Kendari. In Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal (Vol. 1, No. 1). Tersedia Pada: http://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/5362/3998. [Diunduh: 17 Januari 2020]


Refbacks

  • There are currently no refbacks.