Penanganan ISPA Pada Balita dengan Penerapan Terapi Komplementer Rebusan Jahe dan Madu
DOI:
https://doi.org/10.33859/pkmmatang.v5i1.1554Kata Kunci:
Terapi Komplementer, ISPA, Jahe, Madu, BalitaAbstrak
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi pada balita dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas anak di berbagai negara. Berdasarkan data UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya, cakupan penemuan kasus pneumonia balita masih berada di bawah target nasional. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penanganan ISPA ringan di rumah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita mengenai penanganan ISPA ringan melalui penerapan terapi komplementer rebusan jahe dan madu. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama mitra, penyusunan media edukasi, pelaksanaan pretest, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan rebusan jahe dan madu, serta posttest untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pahandut Kota Palangka Raya dengan melibatkan 27 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi. Proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 20% pada pretest menjadi 80% pada posttest. Selain itu, sebagian besar peserta mampu mempraktikkan pembuatan rebusan jahe dan madu sesuai prosedur yang diajarkan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dipadukan dengan demonstrasi terapi komplementer dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam penanganan ISPA ringan di rumahReferensi
[1] Firnanda A, Katimeta KY, Hertati D. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan ISPA Pada Ibu Yang Memiliki Balita di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya. Bunda Edu-Midwifery J. 2026;9(2):946–53.
[2] Marleni L, Halisya S, Tafdhila T, Zuhana Z, Salsabila A, Meijery DA, et al. Penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Anak di Rumah RT 13 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang. J Kreat Pengabdi Kpd Masy. 2022;1(1):1–5.
[3] Embisa YA, Ukratalo AM. Edukasi Kesehatan Mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Masyarakat Di Puskesmas Ch. M. Tiahahu Kota Ambon. BATOBO J Pengabdi Kpd Masy. 2025;3(1):18–24.
[4] Luminda EF, Joseph WBS, Sondakh RC. Hubungan Antara Kepadatan Hunian Dan Jenis Lantai Rumah Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Desa Kembes Satu Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa. Indones J Public Heal Prev. 2025;3(1):1–9.
[5] Siregar PNB, Pedha KIT, Resmianto KFW, Chandra N, Maharani VN, Riswanto FDO. Review: Kandungan Kimia Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dan Pembuktian In Silico sebagai Inhibitor SARS-CoV-2. J Pharmascience. 2022;9(2):185–200.
[6] Ni Komang Diantari, Ketut Widyani Astuti. Potensi Ekstrak Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. var rubrum) Sebagai Nutraceutical. Pros Work dan Semin Nas Farm. 2023;2(1):6311–642.
[7] Wilujeng Ananda Paramita, Widia Shofa Ilmiah. Dampak Pemberian Ramuan Jahe (Zingiber Officinale) Dan Madu (Mel) Terhadap Penurunan Gejala Batuk Pada Balita. Al-Insyirah Midwifery J Ilmu Kebidanan (Journal Midwifery Sci. 2025;14(2):210–9.
[8] Riyanti Kusumadewi R, Uliaswati E, Kamidah K, Adela Devada A. Minuman Jahe Madu Upaya Meredakan Batuk Pada Balita. Avicenna J Heal Res. 2024;7(1):1–5.
[9] Lisdawati L, Isdawati, K, Anggraeni M, Ciptiasrini, Uci. Efektifitas Pemberian Rebusan Jahe dan Madu terhadap Balita dengan ISPA pada Balita di Puskesmas Cibungbulang Tahun 2024. Innov J Soc Sci Res. 2024;4(3):14569–77.
[10] Afdhal F, Fauziah NA, Pertiwi FY. Pengaruh Pemberian Rebusan Air Jahe Campur Madu Terhadap Batuk Pilek Pada Balita Penderita Ispa. Babul Ilmi J Ilm Multi Sci Kesehat. 2024;16(2):1–5.
[11] Siregar S, Octariany, Fernenda L, Hasan N. Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Jahe dan Kunyit sebagai Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Pernapasan. JDISTIRA. 2025;5(1):152–60.
