P Pengembangan Budidaya Maggot Black Soldier Fly Untuk Peningkatan Produksi Ayam Petelur Di Desa Barombong

Pengembangan Budidaya Maggot Black Soldier Fly Untuk Peningkatan Produksi Ayam Petelur Di Desa Barombong

Penulis

  • Budi Wardiman Universitas Muhammadiyah Bulukumba Author
  • Fahmi Room Universitas Muhammadiyah Bulukumba Author
  • Ulva Dianasari Universitas Muhammadiyah Bulukumba Author
  • Andi Waliana Syaggaf Universitas Muhammadiyah Bulukumba Author
  • J. Nurwahidah Universitas Muhammadiyah Bulukumba Author
  • Fadliah Muhlis Universitas Muhammadiyah Bulukumba Author
  • Immawan Wahyudi Asbara Universitas Muhammadiyah Bulukumba Author

Abstrak

Maggot BSF (Black Soldier Fly) merupakan pakan altenatif yang potensial untuk ayam petelur yang keberadaannya dapat mengurangi pemakaian pakan komersil yang mahal. Budidaya Maggot BSF telah banyak dikembangkan namun belum banyak diaplikasikan di peternakan ayam petelur. Desa Barombong merupakan salah satu wilayah yang potensial untuk dikembangkannya maggot BSF. Budidaya maggot BSF hanya memerlukan limbah organik sebagai media tumbuhnya dan limbah ini banyak terbuang di sekitar desa. Berdasarkan pengamatan, mitra kelompok peternakan ayam petelur Zaza memiliki potensi untuk memanfaatkan limbah organik untuk budidaya maggot BSF. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan kemampuan bagi mitra terkait budidaya maggot BSF. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang potensi, maggot BSF, pelatihan budidaya dan manajemen pemberian maggot BSF ke ayam petelur. Hasil akhir kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan mitra dalam melakukan budidaya maggot. Pakan maggot yang diberikan menunjukkan respon yang positif pada kesehatan ayam, produksi telur dan meningkatnya pendapatan mitra.

Diterbitkan

2024-09-17

Cara Mengutip

P Pengembangan Budidaya Maggot Black Soldier Fly Untuk Peningkatan Produksi Ayam Petelur Di Desa Barombong: Pengembangan Budidaya Maggot Black Soldier Fly Untuk Peningkatan Produksi Ayam Petelur Di Desa Barombong. (2024). Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Tangguh, 2(1), 10-19. https://ocs.unism.ac.id/index.php/semnaspkm/article/view/945