Kejadian Retensio Plasenta Berdasarkan Umur Dan Paritas Di RSUD DR. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2016

Sismeri Dona, Yayuk Puji Rahayu

Abstract


Latar Belakang: Sebanyak 558.000 ibu meninggal setiap tahun akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, 35% diantaranya adalah meninggal karena perdarahan, penyebab utama pada perdarahan persalinan adalah retensio plasenta , atonia uteri, dan sisa plasenta yang tidak segera ditangani, bahwa 15-20% kematian ibu karena retensio plasenta dan insidennya adalah 0,8-1,2% untuk setiap kelahiran.

Tujuan: Menggambarkan Kejadian Retensio Plasenta Berdasarkan Umur dan Paritas di RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2016”

Metode: Penelitian deskriptif adalah metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan pervaginam di ruang kebidanan RSUD dr.H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2016 sebanyak 4447 jumlah persalinan. Sampel pada penelitian ini 367 ibu bersalin dengan pervaginam, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan systematic random sampling.

Hasil: Dari 367 ibu bersalin sebanyak 46 orang (12%) mengalami retensio plasenta dari umur yang beresiko <20/>35 tahun ada 37 (10,1%) ibu bersalin dan dari paritas beresiko 1 dan >3 ada 25 (6,8%) ibu bersalin. 

Simpulan : Retensio plasenta banyak terjadi pada ibu dengan paritas dan umur yang tidak beresiko.

Kata kunci: Ibu Bersalin, Paritas, Retensio Plasenta, Umur.

 

ABSTRACT

 

 

Introduction : As many as 558.000 mother die every year due to complications pregnancy and 35% of them bleeding,the cause of the bleeding delivery is retensio the placenta, atonia uteri and the placental not immediately treated, that 15-20% maternal mortality is because the placenta and insiden retensio 0,8-1,2%to live births.

Objective: To describe the incidence retained placenta Based on Age and Parity in hospitals dr.H.Moch AnsariSaleh Banjarmasin 2016

Methods: Reasearch deskriptif is methods of research conducted with the aim to create a picture or descriptive of a situation objectively. The population in this study were all with pervaginam mothers in the obstetrics dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin 2016 as many as 4447 deliveries.367 samples in this study with vaginal birth mothers, teknik sampling using probability sampling and systematic random sampling.

Results: Of the 367 maternal many as 46 people (12%) have been retensio the placenta of age at risk <20/>35 years is 37 mother concaives and of  parity risk 1 and >3 is 25 mother maternity.

Conclusion: Parity and age at risk more than this are not at risk.

Keywords: Age, Mother of birth, Parity, Retained Placenta, Mother of birth


Full Text:

FULL TEXT PDF

References


Abrar Salda, Sayyed Ehsan, dkk. 2016. Retanied Placenta and Postpartum Haemorargie. Pakistan: J.Med. Sci. (Peshawar, Print)

Agus Riyanto. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Nuha medika

Astuti, dkk. 2014. Hubungan Paritas, Anemia dan Riwayat Persalinan dengan Retensio Plasenta pada Ibu Bersalin. Lampung : Poltekkes Tanjung Karang.

Ayurai. 2009. Asuhan kebidanan. Jakarta : EGC.

Cunningham, F. 2006. Obstetri William. Jakarta : EGC.

Depkes Republik Indonesia. 2014. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta : Depkes.

Saifuddin Azwar.2012. Metode Penelitian. Yogyakarta : EGC.

Darmayanti. 2014. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian retensio plasenta di RSUD dr.H.MOCH. Ansari Saleh Banjarmasin. Banjarmasin : Poltekes kemenkes Banjarmasin.

Elisabeth.2015. Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan maternal dan Neonatal. Yogyakarta : Pustaka baru press.

Elstar offset.2007.Obstetri patologi.Bandung : EGC.

Helen, Varney, dkk. 2008. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Edisi 4 Vol. 2. Jakarta : EGC.

Haryanto , Sukandarrumidi. 2014. Dasar-dasar penulisan proposal penelitian. Yogyakarta : Nuha medika.

Joseph hk, dkk. 2010. Ginekologi dan obstetri. Yogyakarta : Erlangga .

Lilis lisnawati. 2013. Kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Jakarta : Trans info media.

Manuaba, I.B.G. 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta : EGC.

Marmi, dkk. 2011. Asuhan Kebidanan Patologi. Yogyakarta : Pustaka belajar.

Nanda Putri Ramadhani.2011. Hubungan Antara Karakteristik Pasien Dengan Kejadian Retensio Plasenta di RS AL-IHSAN. Bandung : Fakultas kedokteran universitas islam Bandung.

Nugroho taufan. 2011.Buku ajar obstetri . Yogyakarta : Nuha medika.

Nurul aida. 2014. Hubungan antara umur dengan kejadian retensio plasenta. Surabaya: Akbid griya husada Surabaya.

Nursalam. 2011. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba medika.

Notoadmojo,S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Renika cipta

Rahmawati, E.N., 2011. Ilmu Praktis Kebidanan. Surabaya : Victory Inti Cipta,

Rochhjati,P. 2011. Skrining Antenatal Pada Ibu Hamil. Surabaya : Pusat penerbit dan percetakan UNAIR.

Riyanti imron.2016. Patologi Kebidanan. Jakarta : Trans info media.

Soltan MH, Khashoggi T. Retained placenta and associated risk factors. J Obstet Gynaecol 1997; 17: 245-47

Sumantri A. 2011.Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sulistyaningsih. 2012. Metodologi Penelitian Kebidanan. Yogyakarta : Nuha medika.




DOI: https://doi.org/10.33859/psmumns.v0i1.46

Refbacks

  • There are currently no refbacks.